Tentang PAKSU

Tentang PAKSU

PAKSU (PERSEKUTUAN ALUMNI KRISTEN SUMATERA UTARA)

Persekuan Alumni Kristen Sumatera Utara atau disingkat PAKSU adalah sebuah persekutuan para alumni Kristen yang berasa dari Sumatera Utara yang berdomisili di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi). Persekutuan ini berawal dari beberapa alumni yang lahir dari pelayanan mahasiswa di Medan mengadakan pertemuan untuk mendukung studi seorang hamba Tuhan pada tahun 1989.

Pertemuan yang juga di isi dengan PA(Pendalaman Alkitab) dan jam doa ini terus mengalami perkembangan dari tahun ketahun baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Dengan melihat jumlah anggota yang semakin banyak, maka dipikirkanlah untuk membentuk satu bentuk pelayanan yang lebih konkrit dan terorganisir. Pada tahun 1992 persekutuan ini melegitimasi bentuknya sebagai organisasi pelayanan, dengan nama PAKSU sebagai nama persekutuannya dan alumni-alumni menjadi pengurus.

PAKSU di bentuk bukanlah untuk menjadi sebuah gereja tapi ditujukan untuk menjadi perpanjangan tangan gereja, dengan objek pelayanannya adalah alumni mahasiswa. Melihat besarnya tantangan dan tuntutan sebagai seorang alumni Kristen baik yang berasal dari dalam diri sendiri, pekerjaan, keluarga dan juga masyarakat, PAKSU terpanggil untuk hadir sebagai wadah persekutuan dimana didalamnya alumni diingatkan, dikuatkan dan dibangun oleh kebenaran firman Tuhan.

Kedepan PAKSU diharapkan dapat terus menanjamkan makna kehadirannya bagi alumni-alumni kristen asal Sumatera Utara melalui pelaksanaan program-program dan kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk meperlengkapi para alumni.

LOGO & DESKRIPSI

arti-logo-paksu

Adapun yang menjadi visi dan misi PAKSU sebagai berikut:

VISI

“Menjadi alumni yang hidup di dalam iman dan memiliki integritas Kristen yang tangguh bagi gereja, masyarakat, dan bangsa “

MISI

  1. Wadah Persekutuan Alumni Kristen Sumatera Utara untuk saling menguatkan satu dengan yang lain
  2. Mendukung Dana Pelayanan Medan
  3. Perkabaran Injil bagi perwujudan Amanat Agung Tuhan Yesus ( Matius 28:19-20 )
  4. Berperan dalam pengembangan sosial, ekonomi, dan kehidupan berbangsa dan bernegara